Hukum, News  

Anggota DPRD Mabar Diduga Terlibat Dalam Jual Beli Mobil Bodong

Labuan Bajo – Praktek jual beli mobil bodong marak terjadi di Manggarai Barat. Kali ini, seorang Yusuf yang berasal dari Joneng, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat jadi korban.

Yusuf harus berhadapan dengan pihak leasing Suzuki karena mobilnya masuk kategori wanpretasi karena belum melunaskan kredit ke pihak leasing.

Pihak leasing menjelaskan bahwa mobil yang dibeli oleh Yusuf tersebut merupakan objek fidusia yang masih dalam status nunggak bayar.

Baca Juga:  Jejak Keterlibatan Oknum Polisi F Dalam Dugaan Mafia Tanah Di Pantai Nggoer, Berdalih Sebagai Bhabinkamtibmas, Kini Diperiksa Polda NTT.

Berdasarkan temuan lapangan, mobil tersebut menggunakan nomor polisi palsu.

Kepada media Yusuf menjelaskan, bahwa bahwa mobil tersebut dibeli tahun 2022 seharga Rp 60 jt dari seorang yang bernama Nur yang tinggal di Ruteng.

“Saya beli Tahun 2022 dari seseorang yang bernama Nur”, Jelasnya, Labuan Bajo (Rabu, 31/03/2026)

Baca Juga:  Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi Saat Hendak Kabur Lewat Pelabuhan ASDP Labuan Bajo

“Saya membeli mobil tersebut berdasarkan promosi dari Pak YS (Anggota DPRD Mabar), tetangga saya yang mungkin sudah baku kenal dengan Pak Nur”, jelasnya lebih lanjut.

Sedangkan penjual setelah dikonfirmasi berkaitan dengan status mobil tersebut, iya menjelaskan bahwa dia mendapat calon pembeli berdasarkan informasi dari YS.

Baca Juga:  Forum Peduli Mabar Gelar Aksi Unjukrasa Terkait Tunggakan Pembayaran Proyek Kantor Pajak Labuan Bajo

“Jadi kalau berkaitan dengan status mobil tersebut, bisa ditanyakan kepada YS”, jelas Nur.

“Saya juga tidak mau bertanggungjawab terhadap mobil tersebut sekarang karena sudah tiga tahun mobil tersebut dipakai pembeli”, Jawabnya.

Saat dikonfirmasi terkait keterlibatannya dalam praktek jual beli mobil bodong tersebut, YS tidak memberikan respon.

Penulis: Ovan BoniEditor: Tim Editor