Kabarflores.co–Sherly Tjoanda resmi dilantik sebagai Gubernur Provinsi Maluku Utara periode 2025-2030. Sherly dilantik bersama dengan 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah yang terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Pelantikan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (20/2/2025). Sherly juga menjadi salah satu dari enam kepala daerah berdiri paling depan mewakili 961 kepala daerah beserta para wakilnya saat dilantik.
“Saya tadi sangat terharu dan terinspirasi dengan pesan dari Pak Presiden Prabowo bahwa ini adalah momen yang bersejarah 961 kepala daerah dilantik serentak di Istana Negara. Suatu momen yang bersejarah dan saya sangat bangga menjadi bagian dari momen bersejarah ini,” ujar Sherly dikutip Kabarflores.co dari YouTube Sekretariat Presiden.
Sherly juga menunjukkan kesiapannya untuk memimpin daerah Maluku Utara lima tahun ke depan dengan program yang akan dijalankan. Di antaranya terkait dengan pendidikan dan kesehatan.
“Yaitu pendidikan, kesehatan, bagaimana sarana prasarana ditingkatkan dan terjangkau serta infrastruktur akan diprioritaskan terutama untuk menghubungkan daerah-daerah ketahanan pangan, energi ke market, sehingga nilai jual produk petani dan nelayan bisa meningkat,” paparnya.

Profil Sherly Tjoanda
Sherly Tjoanda atau yang dikenal Sherly Laos lahir pada tanggal 8 Agustus 1984.
Pada 28 Mei 2005 ia menikah dengan Benny Laos. Dari pernikahannya, mereka dikaruniai dua anak laki-laki dan seorang perempuan. Melalui media sosial, Sherly sering membagikan momen kebersamaannya dengan anak-anaknya.
Ia juga sering mendampingi Benny Laos dalam berbagai aktivitas. Selain itu, Sherly aktif dalam kegiatan sosial di wilayah Maluku Utara.
Bahkan, Sherly mendirikan Yayasan Bela Peduli dan menjadi pembina yayasan tersebut. Yayasan tersebut berperan dalam memberikan bantuan kepada rumah ibadah dan korban bencana.
Selain itu, yayasan ini juga turut mendukung kemajuan seni dan olahraga di Maluku Utara melalui bantuan finansial. Tak hanya itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Maluku Utara.
HKTI merupakan organisasi yang fokus pada sektor agrikultur dan pengembangan desa, dengan tujuan utama untuk meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani di Maluku Utara.
Alasan Terjun ke Dunia Politik
Insiden meledaknya kapal Bela 72 di Kabupaten Pulau Taliabu pada Sabtu, 12 Oktober 2024 lalu, menewaskan calon gubernur Maluku Utara, Benny Laos. Istri mendiang Benny Laos, Sherly Tjoanda, lantas dipinang partai koalisi untuk melanjutkan perjuangan Benny Laos.
Delapan partai koalisi pengusung Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe, terdiri dari Partai Nasdem, PKB, Demokrat, PAN, PPP, Gelora, PSI, dan Partai Buruh.
Sherly, di beberapa kesempatan, mengungkapkan bahwa ia maju ke dunia politik demi mewujudkan cita-cita sang suami, mendiang Benny Laos. Yakni, masyarakat di Maluku Utara supaya bisa mendapat pendidikan gratis dan kesehatan yang terjangkau dengan fasilitas yang layak.
Tahun 2024 menjadi salah satu peristiwa yang tak terduga dan penuh kejutan, khususnya dalam catatan sejarah perjalanan politik di Provinsi Maluku Utara.
Pasangan Sherly-Sarbin kemudian berhasil meraih kemenangan dengan total 50,69% suara.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara kemudian secara resmi menetapkan pasangan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih untuk periode 2025-2030.






