Tembus Pelosok Nusantara, Unmas Denpasar Kirim 17 Mahasiswa Bantu Pemulihan Ekonomi dan Ketahanan Pangan di NTT

Tak hanya itu, pengolahan lahan warga juga disokong dengan bantuan 10 unit tong komposter, 10 liter pupuk hayati EM4, 100 kilogram pupuk NPK Mutiara, serta empat jenis bibit sayuran unggulan. Seluruh fasilitas ini diserahkan agar masyarakat Desa Satar Punda dapat kembali mandiri dan menjaga ketersediaan pangan keluarga secara berkelanjutan.

Kabarflores.co – Komitmen Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar dalam menebar manfaat di pelosok nusantara kembali dibuktikan secara nyata. Melalui Program Mahasiswa Berdampak (AKSARA), sebanyak 17 mahasiswa Unmas Denpasar terjun langsung mengabdi selama 24 hari di Desa Satar Punda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

​Aksi pengabdian masyarakat ini difokuskan pada pemulihan serta peningkatan ketahanan pangan warga lokal pascabencana gempa bumi yang sempat melanda wilayah tersebut.

Dalam siaran pers yang dirilis pihak management Unmas Denpasar, selama bertugas di lapangan, tim mahasiswa menyalurkan serangkaian bantuan sarana produktivitas yang mengintegrasikan sektor perikanan, pertanian, hingga pengelolaan sumber daya air.

Baca Juga:  Yohana Anjeli Jehambut: Kebanggaan Pramuka Satarmese Barat Menuju Jambore Nasional

​Dukungan Lengkap Sektor Perikanan dan Pertanian

​Untuk memulihkan perekonomian nelayan setempat, mahasiswa Unmas Denpasar menyerahkan berbagai peralatan penunjang pascapanen, di antaranya:

  • ​2 unit mesin penggerak Loncin
  • ​10 paket jaring nelayan
  • ​2 unit coolbox & 2 unit freezer
  • ​1 unit vacuum sealer untuk memperpanjang daya simpan hasil tangkapan.

​Sementara pada sektor pertanian dan infrastruktur air, tim menyalurkan 5 unit tandon air, 1 unit mesin pompa air, instalasi jaringan pipa sepanjang lebih dari 90 meter, hingga 1 sistem irigasi tetes.

​Tak hanya itu, pengolahan lahan warga juga disokong dengan bantuan 10 unit tong komposter, 10 liter pupuk hayati EM4, 100 kilogram pupuk NPK Mutiara, serta empat jenis bibit sayuran unggulan. Seluruh fasilitas ini diserahkan agar masyarakat Desa Satar Punda dapat kembali mandiri dan menjaga ketersediaan pangan keluarga secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Garuda Indonesia Bebas Tugaskan Seluruh Awak Kabin GA716 Usai IPhone Penumpang Terdeteksi Di Hotel Crew Garuda

​Menanamkan Empati dan Jiwa Kebangsaan

​Ketua LPPM Unmas Denpasar, Prof. Dr. Ni Wayan Rustiarini, S.E., M.Si., Ak., CA., menyampaikan bahwa program ini menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengasah empati kemanusiaan di tengah masyarakat yang membutuhkan.

​”Secara nyata kami bersentuhan langsung kepada masyarakat, dan mahasiswa mampu merasakan keadaan saudara-saudaranya yang berada di luar pulau Bali. Rasa kemanusiaan itu akan tertanam dan semakin besar dalam dirinya, merasakan sepenanggungan dalam balutan NKRI,” ujar Prof. Rustiarini.

​Senada dengan hal tersebut, Rektor Unmas Denpasar, Prof. Dr. Sukawati Lanang Putra Perbawa, S.H., M.Hum., menegaskan komitmen kampus dalam menghadirkan solusi konkret hingga ke daerah terpencil.

​“Melalui aksi nyata Program AKSARA, Unmas Denpasar terus berkomitmen menghadirkan solusi, semangat kebangkitan, dan kebermanfaatan bagi masyarakat terdampak bencana di pelosok tanah air. Sehingga keberdampakan Unmas Denpasar dapat dirasakan di seluruh Indonesia,” tegas Rektor Unmas Denpasar.

​Aksi kepedulian 17 mahasiswa ini menjadi potret nyata pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, membawa harapan baru serta dampak positif jangka panjang bagi kemandirian pangan warga Desa Satar Punda.

Penulis: Tim Editor Editor: Redaksi